Amarah Membuat Anda Merugi !!!

Tujuh Manfaat Labu Yang Luar Biasa Dan Jarang Diketahui Orang Secara Umum
October 10, 2018
Rahasia Makanan Ini Yang Mampu Meningkatkan Metabolisme Tubuhmu Dengan Cepat
October 15, 2018

Amarah Membuat Anda Merugi !!!

https://kampunginggrisalazhar.co.id/ // Kemarahan adalah emosi manusia alami. Kemarahan dapat berkisar dari merasa sedikit kesal menjadi sangat frustrasi dan agresif secara fisik. Perasaan marah normal setelah berkabung, tetapi tidak semua orang merasa marah ketika mereka berduka.

Baca juga info : info biaya kursus bahasa inggris

Tidak ada cara yang benar atau salah untuk menanggapi kesedihan – bagaimana kita merespons adalah hal pribadi, dan seringkali di luar kendali kita. Orang bisa marah tentang banyak hal yang berbeda ketika mereka berduka; hal-hal yang telah atau belum selesai; hal-hal yang atau tidak dikatakan; ketidakadilan dari semua itu … Dan kadang-kadang hanya karena …

Adalah tepat untuk mengungkapkan kemarahan tentang situasi yang Anda hadapi, bagaimanapun, bertindak atas kemarahan kita dapat memiliki konsekuensi negatif yang tidak diinginkan; itu dapat mempengaruhi hubungan, pekerjaan, kesehatan fisik kita dan fungsi kita sehari-hari.

Baca juga info : kursus bahasa inggris di al azhar pare

Kemarahan dapat muncul dalam situasi dan kondisi apa pun pada diri seseorang. Ketika kemarahan membuncah pada diri seseorang, segala sifat buruk yang ada dalam dirinya akan sangat sulit dikendalikan.

Rasa malu pun berganti dengan segala sifat buruk demi melampiaskan kemarahan pada benda, hewan, dan orang-orang yang ada di sekitarnya.Sebaiknya, jika seseorang berada pada situasi amarah memuncak segera hilangkan atau salurkan pada hal-hal yang tidak melanggar perintah Allah dan tidak merugikan orang lain.

Keburukan amarah yang berlebihan itu tergambar ketika Rasulullah SAW dan para sahabatnya sedang duduk-dukuk bersama. Selang beberapa waktu kemudian, datanglah seorang laki- laki yang tanpa sebab memaki-maki Abu Bakar.Namun, Abu Bakar hanya diam dan berusaha tenang.

Baca juga info : info kursus bahasa inggris mudah

Ketika sampai pada cacian yang ketiga, Abu Bakar bereaksi dengan menampakkan kemarahannya kepada laki-laki itu. Rasulullah pun lalu berdiri. Kemudian, Abu Bakar bertanya kepada Rasulullah SAW, Apa pendapatmu tentang aku?Beliau menjawab, Malaikat turun dari langit dan mendustakan setiap yang dikatakan orang ini kepadamu, tetapi engkau memberikan reaksi, malaikat itu pun pergi dan kemudian diganti dengan kehadiran setan. (HR Abu Bukhari dan Dawud).

Melalui cuplikan hadis di atas, Rasulullah SAW mengingatkan para sahabat dan pengikutnya agar berusaha mengendalikan emosi, amarah, dan kebencian yang berkepanjangan. Sebab, karakteristik Muslim sesungguhnya itu adalah mereka yang mampu memaafkan dan melupakan kesalahan orang lain, ramah kepada orang yang sombong dan angkuh, santun kepada orang fasik, sabar kepada orang yang mencela, dan bermurah hati kepada orang yang menyakiti. Termasuk berbakti kepada saudara-saudaranya dan mencintai saudara-saudaranya. Sebagaimana yang digambarkan Allah SWT, Dan (bagi) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan- perbuatan keji, apabila mereka marah, mereka memberi maaf. (QS as-Syura [42]: 37).

Baca juga info : kursus bahasa inggris di pare

Karakteristik umat Islam itu juga melekat pada pribadi Nabi Yusuf AS. Meskipun Nabi Yusuf pernah dibuang oleh saudara-saudara tirinya ke dalam sebuah sumur yang dapat mengakibatkan kematian dirinya, ketika bertemu kembali dengan saudara- saudaranya, yang kala itu Nabi Yusuf sudah menjadi pejabat yang terpandang di Mesir, beliau tidak mengumbar amarah kepada saudara-saudaranya itu. Nabi Yusuf justru memaafkan kesalahan mereka dengan memberikan pertolongan kepada saudara-saudaranya yang dhuafa itu. Padahal, saudara-saudaranya itu pernah berlaku tidak manusiawi terhadap Nabi Yusuf.

Kepribadian memaafkan Nabi Yusuf ini senapas dengan yang diperintahkan Allah SWT, Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa, yaitu orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan. (QS Ali- Imran [3]: 133-134).

Baca juga info : daftar kursus kampung inggris pare

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *