Perhatikan Ini Ibu, Gadget Itu Seperti Sebuah Narkoba

Ini Dia Alasan Minum Sebaiknya Tidak Dijadikan Sebuah Sarapan
February 5, 2019
Seberapa Bahayanya Kah Radiasi Di Pesawat?
February 6, 2019

Perhatikan Ini Ibu, Gadget Itu Seperti Sebuah Narkoba

https://kampunginggrisalazhar.co.id/ — Teknologi memainkan peran penting dalam kehidupan kita sehari-hari. Ini termasuk permainan elektronik, komputer di rumah, perangkat genggam, dan berbagai jenis gadget. Gadget populer di kalangan anak-anak dan kemungkinan besar di usia lanjut. Dalam norma ini kita tidak bisa mencegah anak-anak kita dari ini. Makalah ini menyajikan dampak gadget pada anak-anak secara positif dan negatif. Penelitian telah dilakukan tentang bagaimana gadget berdampak pada keterampilan kognitif dan motorik anak-anak. Ini juga menjelaskan cara bagi orang tua bagaimana mereka dapat memantau anak-anak mereka dengan membatasi waktu penggunaan gadget mereka. Karena gadget meningkat dari hari ke hari, itu mengarah pada kecanduan teknologi di kalangan anak-anak. Makalah ini diakhiri dengan rekomendasi untuk studi lebih lanjut tentang pemahaman yang lebih baik tentang lebih banyak masalah pada anak-anak dengan meningkatnya dampak komputer.

Baca Juga : Kursus Bahasa Inggris

Penulis buku anak, Dr Dewi Utama Fayza, mengatakan, gawai (gadget) adalah narkoba bagi anak. Alasannya, gawai menjadi candu yang membuat anak-anak memiliki sifat ketergantungan. Hal itu disampaikan Dewi dalam seminar “Buku Anak Masa Depan” yang diselenggarakan Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) DKI Jakarta di Hotel Gren Alia, Cikini, Jakarta, Rabu (23/1). Pembicara lainnya dalam seminar ini, antara lain, Supriyatno dari Pusat Kurikulum Buku (Puskurbuk) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Nih Fauzil Adhim, Noni Mira Timotius (Editorial And Production Manager Buana Ilmu Populer), dan Fanfan F Darmawan (Manager Marketing dan Komunikasi Pelangi Mizan). Dewi mengatakan, anak-anak jika sudah memegang gadget akan sangat susah untuk diminta berhenti. Dewi menerangkan, untuk mengatasi hal tersebut, sudah selayaknya para orang tua untuk memiliki ketegasan atau kedisiplinan kepada anak-anak. “Jangan karena kasihan lalu mereka dipinjamkan gadget. Itu sebenarnya bukan mendidik, tetapi orang tua turut menjerumuskan anak-anaknya pada candu itu,” terangnya.

Untuk itu, Dewi mengimbau para orang tua untuk konsisten mencegah hal tersebut agar mereka tidak punya kecenderungan bermain gadget. “Ubah kebiasaan meminjamkan gadget dengan buku. Ajak mereka bercerita atau bergaul dengan anak-anak yang lain di luar rumah, namun tetap dalam pantauan,” ujarnya. Dan buku-buku yang dipilih untuk anak, kata dia, bisa dengan buku yang imajinatif, inspiratif, atau tentang kisah-kisah tokoh. “Buku itu lebih mendidik dibandingkan dengan gadget,” ungkapnya. Dewi mencontohkan sejumlah anak-anak di Jepang. Menurutnya, banyak cara yang dilakukan para orang tua mereka untuk mengajak anak-anaknya dalam mengalihkan perhatiannya pada gadget. “Banyak orang tua yang mengajak anak-anak mereka bermain atau melihat kondisi alam, perkebunan, hewan, dan lainnya,” kata dia. Dan cara itu, lanjut Dewi, ternyata cukup efektif mengalihkan perhatian anak atas ketergantungan mereka pada gadget.

Baca Juga : Info Kursus Bahasa Inggris

Anak-anak enggak suka membaca? “Ya, di sinilah peran orang tua untuk membacakan buku pada mereka,” lanjut Dewi. Hal senada disampaikan Fauzil Adhim, psikolog dan juga penulis buku. Menurut Fauzil Adhim, perlunya pendampingan orang tua saat menyaksikan atau melihat anak-anak bermain gadget. “Memang perlu perjuangan mengalihkan perhatian mereka ketika mau bermain gadget. Namun, saat mereka bermain gadget, harus didampingi dan diawasi,” kata penulis buku Kupinang Engkau dengan Bismillah ini. Lebih lanjut, Fauzil menegaskan, orang tua berperan penting dalam mendorong anak-anaknya untuk membaca. “Jika kita ingin anak-anak rajin membaca, orang tuanya mesti menjadi teladan dan contoh. Contohkan pada mereka bahwa kita sebagai orang tua juga rajin membaca,” kata dia.

Baca Juga : Daftar Kursus Inggris

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *