Hindari Pamakaian Botol Minum Secara Berulang

Kini Ponsel 5G Akan Muncul Di Tahun 2019
January 3, 2019
Kebiasaan Sehat Yang Bisa Diterapkan Sejak Hari Ini
January 7, 2019

Hindari Pamakaian Botol Minum Secara Berulang

https://kampunginggrisalazhar.co.id/ — Kapan terakhir kali Anda mencuci botol minum Anda? Mungkin segera dilakukan sekarang juga, sebuah penelitian terbaru dari Brazil menunjukkan botol minum memiliki jumlah kotoran melebihi yang Anda bayangkan. Dalam penelitian tersebut, para peneliti meminta 30 peserta olah raga untuk menyerahkan botol minum mereka untuk pengujian, dan membandingkan hasilnya dengan 30, yang tidak digunakan atau bebas zat pencemar. Mereka menemukan kontaminasi bakteri pada 83 persen botol plastik bekas.

Baca Juga : Kursus Bahasa Inggris

Sebagian besar jenis botol plastik aman untuk digunakan kembali setidaknya beberapa kali jika dicuci dengan air sabun panas. Tapi pengungkapan tentang bahan kimia dalam botol Lexan (plastik # 7) sudah cukup untuk menakut-nakuti bahkan para aktivis lingkungan yang paling berkomitmen untuk menggunakannya kembali (atau membelinya di tempat pertama).

Penelitian telah menunjukkan bahwa makanan dan minuman yang disimpan dalam wadah semacam itu — termasuk botol air jernih yang ada di mana-mana tergantung dari hampir setiap ransel pendaki — dapat mengandung sejumlah kecil Bisphenol A (BPA), bahan kimia sintetis yang dapat mengganggu sistem olahpesan hormon alami tubuh.

Baca Juga : Info Kursus Bahasa Inggris

Botol Plastik Yang Dapat Digunakan Kembali Dapat Membasahi Bahan Kimia Beracun

Penggunaan ulang botol minum plastik yang berulang-ulang — yang rusak akibat pemakaian normal dan sobek saat dicuci — meningkatkan kemungkinan bahan kimia akan bocor keluar dari retakan kecil dan celah-celah yang terbentuk dalam wadah seiring waktu. Menurut Pusat Penelitian & Kebijakan Lingkungan California, yang mengkaji 130 studi tentang topik tersebut, BPA telah dikaitkan dengan kanker payudara dan rahim, peningkatan risiko keguguran, dan penurunan kadar testosteron.

Baca Juga : Daftar Kursus Inggris

BPA juga dapat mendatangkan malapetaka pada sistem anak yang sedang berkembang. (Orang tua berhati-hatilah: Beberapa botol bayi dan cangkir sippy dibuat dengan plastik yang mengandung BPA.) Sebagian besar ahli sepakat bahwa jumlah BPA yang dapat larut ke dalam makanan dan minuman melalui penanganan normal mungkin sangat kecil. Namun demikian, ada kekhawatiran tentang efek kumulatif dosis kecil.

Botol Plastik Insinerasi Merilis Bahan Kimia Beracun

Pilihan buruk lainnya untuk botol air, dapat digunakan kembali atau tidak, adalah plastik # 3 (polivinil klorida / PVC), yang dapat melepaskan bahan kimia yang mengganggu hormon ke dalam cairan yang mereka simpan dan yang melepaskan karsinogen sintetis ke lingkungan ketika dibakar. Plastik # 6 (polystyrene / PS) telah ditunjukkan untuk melepaskan styrene, kemungkinan karsinogen manusia, ke dalam makanan dan minuman juga.

Baca Juga : Kursus Bahasa Inggris Di Al Azhar Pare

Botol Reusable Aman Apakah Ada

Botol plastik bukan satu-satunya wadah yang dapat digunakan kembali yang tersedia bagi konsumen. Pilihan yang lebih aman termasuk botol yang dibuat dari HDPE (plastik # 2), polietilen densitas rendah (LDPE, atau plastik # 4), atau polypropylene (PP, atau plastik # 5). Botol aluminium, seperti yang dibuat oleh SIGG dan dijual di banyak pasar makanan alami, dan botol air stainless steel juga merupakan pilihan yang lebih aman yang dapat digunakan kembali berulang kali dan akhirnya didaur ulang.

Para pakar kesehatan menyarankan agar orang menggunakan botol baja, logam, atau gelas jika memungkinkan, karena bakteri lebih mudah menempel pada plastik dan permukaan yang lebih kasar. Permukaan baja, logam, kaca yang lebih halus lebih mudah dibersihkan dan mencegah terbentuknya biofilm yakni tempat bakteri bisa tumbuh.

Baca Juga : Info Kampung Inggris Pare

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *